POSTED: 18 November 2019

“Hidup segan, mati tak mau” mungkin pribahasa yang cocok menggambarkan kondisi Paguyuban Martabak Selaras 12 tahun terakhir. Prihatin dengan kondisi tersebut, Bogasari berinisiatif membangkitkan kembali paguyuban yang terbentuk sekitar 20 tahun lalu itu.

“Kami coba membangkitkan kembali atau membentuk baru paguyuban UKM berbahan dasar terigu di berbagai daerah,” ucap Erwin Sudharma, Wakil Kepala Divisi Bogasari beberapa waktu lalu.

Sejauh ini sudah dilakukan 2 kali pertemuan dengan agenda berbeda. Pertemuan pertama 9 Oktober lalu di Ruang Sumatera, pabrik Bogasari Jakarta, dengan agenda perumusan nama dan pengurus. Alhasil, nama paguyuban disepakati masih tetap “Selaras” dan Sopan Purnama (56) diusulkan sebagai ketua. Serta usulan sejumlah nama sebagai wakil ketua, sekretaris, dan bendahara.

Pertemuan ke-2, Senin, 18 November 2019 di tempat yang sama, pengurus baru Paguyuban Martabak Selaras pun resmi dikukuhkan. Sampai tahun 2023, Paguyuban Martabak Selaras akan dipimpin Sopan Purnama, pemilik Martabak Amri yang sudah punya 4 gerai dan mampu menghabiskan 1-2 sak atau sekitar 50 kg terigu Segitiga Biru.

Sampai saat ini, jumlah anggota paguyuban yang terdata ada 40 UKM martabak. Namun jumlah tersebut masih bisa berubah. “Pendataan masih akan terus dilakukan, harapannya kami bisa menyatukan semua UKM martabak di wilayah DKI Jakarta. Rencananya kami juga akan membuat KTA (Kartu Tanda Anggota) sebagai identitas,” ucap Sopan.

Ia akan dibantu Sutrisno sebagai wakil ketua, Qomarudin dan Firmanto sebagai sekretaris 1 dan 2, Djahidin dan Hadi Ismanto sebagai bendahara 1 dan 2. Sedangkan  Syaechudin dan Saefudin akan bertindak sebagai penasihat.

 “Setelah ini, pengurus paguyuban akan diperkenalkan sekaligus silaturahmi dengan pimpinan Bogasari yang juga sebagai pembina paguyuban,” ucap Beatrix Soedibyo, Manajer SME & BBC. (EGI)

0

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirimkan komentar.
Artikel Berhubungan