POSTED: 05 Desember 2017
Sebagai bentuk ungkapan syukur atas ulang tahun yang ke-46, PT Indofood Tbk Divisi Bogasari kembali mengadakan Pagelaran Wayang Kulit dengan Dalang kondang Ki Enthus Sumono. Pagelaran Wayang Kulit  ini sekaligus merupakan apresiasi Bogasari terhadap kekayaan budaya tradisional Indonesia dan diadakan di setiap peringatan ulang tahun Bogasari.
 
Pagelaran Wayang Kulit ini akan berlangsung, Jumat 8 Desember 2017 mulai pukul 8 malam sampai Sabtu 9 Desember 2017 pukul 4 dinihari. Pagelaran ini terbuka bebas dan gratis untuk masyarakat umum, dan berlangsung di Lapangan Parkir Barat, Pabrik Bogasari, Jalan Raya Cilincing No 1, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
 
Ki Enthus  Susmono yang sudah sering menjadi dalang pagelaran wayang kulit yang digelar Bogasari, kali ini akan membawakan Lakon Wisanggeni Lahir. Kisah bermula dari kecemburuan Dewasrani terhadap pernikahan Arjuna & Dresnala, yang akhirnya berusaha dipisahkan oleh Batara Brama atas desakan Durga. Namun hal ini ditentang oleh Batara Narada. 
 
Dengan segala cara Arjuna & Dresnala berusaha dipisahkan oleh Batara Brama yang salah satunya dengan menyuruh pulang ke alam dunia. Tidak berhenti sampai disitu, Batara Brama pun menyakiti Dresnala untuk mengeluarkan janin yang dikandungnya secara paksa. Dresanala pun akhirnya melahirkan seorang putra yang bernama Wisanggeni.
 
Penyiksaan yang dilakukan oleh Batara Brama pun tidak berhenti sampai di situ. Wisanggeni yang merupakan cucunya sendiri dibuang ke kawah Candradimuka di Gunung Jamurdipa. Namun Wisanggeni berhasil diselamatkan Narada. Wisanggeni pun tumbuh dewasa, hingga akhirnya membuat kekacauan di kayangan. 
 
Singkat cerita, Batara Guru dan Batara Brama mengakui kesalahannya hingga akhirnya Arjuna dan Dresnala kembali bersatu dan berkumpul dengan Wisanggeni sebagai sebuah keluarga yang bahagia. Saksikan kisah lengkapnya di Lapangan Parkir Barat, Pabrik Bogasari, Tanjung Priok,  Jakarta Utara. (RAP) 
0
Artikel Berhubungan