POSTED: 09 Desember 2017

 Untuk yang pertama kalinya, PT Indofood Tbk Divisi Bogasari menggelar Bogasari Expo di Kota Yogyakarta.  Bogasari Expo 2017 akan berlangsung selama 3 hari di Jogja City Mall, dari Jumat 8 Desember sampai Minggu 10 Desember. Kegiatan berlangsung selama 12 jam dari pukul 9 pagi sampai 9 malam.

Berbagai kegiatan yang digelar lebih menyasar anak-anak muda, dengan konsep One Stop Solution.  Pengunjung akan mendapatkan edukasi bagaimana menjadi pengusaha mulai dari belajar mengolah makanan berbasis terigu, baking demo, talkshow, dan masih banyak lagi.  “Bukti konsep acara yang menyasar generasi millenials adalah, UKM yang mengisi stan haruslah sudah melakukan marketing secara digital atau menggunakan social media,” kata Ivo Ariawan Budiprabawa, Vice Presindent Commercial Bogasari.

Di Bogasari Expo 2017 juga digelar lomba "Bogasari Foodpreneur Challenge", yang pesertanya adalah pengusaha start up dengan usia 18-28 tahun. Bogasari Foodpreneur Challenge ini merupakan kompetisi bisnis untuk menunjukkan kemampuan bisnis serta kreativitas anak muda di industri makanan berbasis terigu Bogasari merek  Kunci Biru.

“Jadi tema lomba kali ini adalah terigu Kunci Biru. Lomba ini mencakup penyampaian ide melalui proposal bisnis hingga kesempatan merealisasikannya, dalam skala kecil, dengan berjualan di stan Bogasari Expo 2017 selama 3 hari,” papar Ivo.

Lomba lainnya adalah Lomba Fotografi yakni meliput momen selama acara Bogex 2017 dengan menggunakan platform instagram. Ketiga, Lomba Desain Kemasan, yakni lomba mendesain Kemasan Bakpia sehingga dapat membantu para UKM, terutama para UKM Bakpia di Yogyakarta dalam memasarkan produknya dengan tampilan yang lebih menarik dan kekinian sehingga dapat tetap bertahan dan terus berkembang dalam generasi ekonomi yang akan datang. Ada juga Lomba  Cipta Kreasi Resep (LCKR) untuk anak-anak SMK, dan masih banyak acara lainnya.

Kegiatan khusus yang pasti ada dalam setiap Bogasari Expo adalah Kelas Baking. Selama 3 hari, Bogasari menyediakan 3 kelas pelatihan semi hands on dengan kapasitas per kelas 12 orang. Setiap hari, masing-masing kelas menyediakan 6 resep pelatihan yang dipandu langsung oleh baker ahli dari Bogasari Baking Center (BBC). Total daya tampung seluruh kelas selama 3 hari adalah 648 orang dengan biaya per resep Rp 45 ribu .

Selain kelas pelatihan, selama 3 hari digelar baking demo cara membuat kue kekinian yakni cake-cookies.  Acara ini akan diselingi penampilan sejumlah Food  Blogger yang akan memberikan informasi mengenai tren makanan berbahan tepung terigu di Yogyakarta. Baking demo yang juga sangat menarik adalah Pastalicious Demo yang akan dibawakan Chef Juna.  Bogex 2017 juga akan menghadirkan Chef Yuda Bustara.

Khusus untuk UKM yang tergabung dalam Bogasari Mitra Card (BMC), akan digelar Bogasari SME Award 2017 sebagai penghargaan terhadap kisah sukses anggota BMC untuk 3 kategori yakni Silver, Gold,  dan Platinum.  Ada 5 Nominator untuk setiap Kategori Keanggotaan yakni Silver, Gold, dan Platinum.  Dengan demikian total ada 15 Nominator dalam Bogasari SME Award 2017 yang berasal dari 15 Kota/Kabupaten, termasuk ada yang dari Yogyakarta yakni UD  Valmay, dengan jenis usaha Mie Instan.

“Adapun kota/kabupaten lainnya adalah Medan, Batam, Lampung, Payakumbuh, Bandung, Jakarta, Bekasi, Sukabumi,  Pasuruan, Lumajang, Surakarta, Kediri, Jombang, dan Jember.  Semakin beragam asal daerah para Nominator Bogasari SME Award ini, menunjukkan bahwa pertumbuhan usaha para UKM Mitra Bogasari juga semakin meluas dan menyebar ke berbagai daerah,” papar Ivo.

Apreasiasi lain kepada para anggota BMC yang juga akan digelar dalam Bogex 2017 adalah Gelegar Hadiah BMC dengan hadiah utama 5 Paket Umroh atau wisata rohani senilai. Setiap paket umroh ini berlaku untuk 2 orang.  (RAP)

0
Artikel Berhubungan