POSTED: 12 Oktober 2017
Pada 29 September 2017, Lomba Cipta Kreasi Resep (LCKR) kembali menyapa para siswa SMK Tata Boga di kota “Paris Van Java” Bandung. Bandung yang dikenal sebagai kota wisata kuliner, juga tampak dalam berbagai kreasi resep yang dihasilkan 20 siswa yang terbagi dalam 10 tim dari 8 SMK. 
 
Mereka adalah SMK Bahagia, SMK ICB, SMK YPPT, SMK Tadika Puri, SMKN 3 Cimahi, SMKN 9 Bandung, yang masing-masing mengirimkan 1 tim. Sedangkan SMK BPP dan SMKN 15 Bandung, masing-masing mengirimkan 2 tim. LCKR Bogasari 2017 kali ini benar-benar disambut antusias para siswa. Tidak hanya peserta lomba, tapi juga suporter dan guru pendamping. 
 
Banyak ide  kreatif dan inovatif dihasilkan para siswa yang masih duduk di bangku kelas 2 ini.  Sebut saja produk ciptaan Nindy Nurseptiani dan Setiawan, Naplova Cake. Produk ini paduan antara manisnya brownies, napoleon cake, serta lembutnya marshmellow pavlova.  Berbagai produk pastry yang telah terkenal tersebut digabung menjadi satu yang kemudian diberi beberapa rasa buah serta warna yang menggugah selera. Naplova Cake juga telah dipasarkan dengan nama produk L’Savoreuse. Inilah yang membuat juri semakin kagum dan akhirnya dipilih menjadi juara 1. 
 
Keunikan lain datang juara kedua yang diraih SMKN 9 Bandung. Mereka mengkreasikan bolen dengan isian cita rasa lokal yaitu ubi ungu dan peyeum.  Mungkin kita sudah sering dengar bolen dengan isian pisang, tetapi bagaimana dengan isian ubi ungu atau peyeum? Inilah yang membuat juri penasaran dan kagum. Tentunya menarik dan patut untuk dicoba. 
 
Sementara itu, juara ketiga diraih SMK BPP dengan nama produk “Mocake”, yang merupakan gabungan antara Mochi dan cake. Seperti yang kita ketahui, mochi adalah kue Jepang yang terbuat dari beras ketan dan dibentuk menjadi bulat yang mempunyai rasa manis dan bertekstur kenyal. Di Indonesia, khususnya Sukabumi, kue mochi berisi kacang. Tetapi Lukman Nurzaman dan Randi Maulana berinovasi dengan menciptakan mochi dalam bentuk yang berbeda yaitu cake dengan isian Red Velvet. Inilah menariknya.
 
Juara harapan 1 diraih Asep Suherman dan Neil Murrawadji Gibran dari SMK YPPT dengan kreasi produk Lapis Surabaya. Harapan 2 diraih Yuliana Purnama Dewi dan Ellen Nur Annisa dari SMKN 3 Cimahi dengan produk Broyeum Kriuk. Harapan 2 diraih SMK Tadika Puri dengan produk ‘Mille Crepes’ kreasi Rahayu Nur Purnamasari dan Margie Latifa.
 
Selain produk akhir, penilaian LCKR juga dilihat dari sisi plan bisnis  para peserta. Mulai dari keunikan produk, analisis SWOT, target market, hingga strategi marketing. Qodri Perdana, juri dari BTPN mengatakan dirinya sangat takjub melihat inovasi resep yang telah mereka ciptakan. “Saya rasa produk yang mereka presentasikan sudah cukup baik dan siap untuk dijual ke publik, karena tidak kalah dengan produk-produk yang telah dijual saat ini. Mungkin lebih dibimbing dari segi bisnis plan,”ungkap Qodri. (REM/RAP)
0
Artikel Berhubungan