POSTED: 20 Desember 2019

Bagi Anda yang ke Bali, pastinya takkan melewatkan oleh-oleh khas “Pie Susu Asli Enaaak”.  Jenis pastry yang terbuat dari tepung terigu ini sudah menjadi incaran para pelancong yang datang ke Pulau Dewata. Padahal awalnya, Tantri pemilik usaha kelahiran 1951, membuat oleh-oleh khas Bali tersebut hanya untuk kudapan putri sulungnya yang semasa kecil agak susah makan.

“Awalnya ibu saya membuat kue ini hanya iseng . Dan waktu kecil saya rewel kalau urusan makanan. Setelah dibuatkan pie susu, saya suka dan minta dibuatkan setiap hari. Sejak itulah, ibu saya mulai rutin buat. Akhirnya mulai terpikirkan untuk dijual. Istilahnya, saya yang rewel saja suka, berarti sudah bisa di-approve gitu rasanya,” ucap Fanny Agustin, anak pertama Tantri.

Awal sejarah lahirnya Pie Susu Asli Enaaak ini agak mirip dengan kisah Bolu Meranti.  Ailing, pemilik Bolu Meranti , suka memasak dan membuat aneka kue untuk sarapan keempat anaknya. Salah satu kue favorit yang paling disukai putra putrinya adalah bolu gulung. Lama kelamaan karena rasanya yang enak, banyak keluarga dan tetangga yang mulai memesan sehingga menjadi bisnis.

Pun halnya Pie Susu Asli Enaaak. Bahkan awalnya di tahun 1989, pie ini merupakan modifikasi dari kue egg tart.  “Karena egg tart rasanya itu terlalu banyak atau dominan rasa telurnya dan kebetulan waktu itu saya tidak suka telur, maka dimodifikasi oleh ibu menjadi lebih tipis dan dibuat lebih manis. Jadilah kue pie susu ini,” ucap Fanny kelahiran Denpasar 28 Agustus 1981 ini.

Berawal dari kesukaan sang anak, akhirnya Pie Susu Asli Enaaak mulai dipasarkan di beberapa toku kue di Kota Denpasar. Bahkan saat itu hanya dikenal sebagai kue saja. Tapi karena bentuknya seperti pie aple dan tengahnya ada susu, maka jadilah namanya pie susu.

Pertama kali dijual tahun 1989 hanya laku 25 biji per hari dan alat produksinya sangat sederhana. Kompornya saja masih pakai minyak tanah dan hanya dibantu 1 karyawan.  Awal mulanya hanya dipasarkan sekitar Kota Denpasar. Perlahan satu per satu pedagang pie susu yang lain mulai bermunculan. Akhinrya Tantri pun terpikir soal merek karena persaingan mulai ada. Bahkan di 

“Kami memilih kata “asli”, karena untuk menunjukan kalau kita yang pertama dan awal mulanya itu memang kita. Jadi karena ada beberapa kompetitor kita buatkan nama Pie Susu Asli Enaaak. Huruf “a” nya ada tiga untuk menegaskan kalau pie susu ini enak banget,” ujar Fanny tersenyum.

Di awal pemasaran hanya  numpang titip di toko-toko. Perlahan mulai ada pesanan yang datang ke rumah. Karena pembelian mulai banyak akhirnya diputuskan membuka gerai yang mudah dijangkau para pembeli.  Satu per satu outlet (gerai) bertambah dan saat ini sudah 5 gerai penjualan yakni Outlet Nangka di Jalan Nangka 163,  Jalan Tukat Badung No 168 C, Jalan Wahidin 35, Jalan Dewi Sri No 8 Blok B, dan gerai ke-5 sekaligus pabrik ke-3 di Jalan By Pas Ngurah Rai No 385, Sanur.  

Pasokan produk untuk 5 gerai tersebut bersumber dari 3 pabrik dengan jumlah karyawan sekitar 200 orang.  Sedangkan bahan tepung terigu, sejak 30 tahun yang lalu sampai sekarang pakai  terigu Cakra Kembar Emas. Menurut Fanny, untuk mempertahankan kualitas produk dari dulu hingga sekarang, mereka tidak pernah merubah bahan baku yang digunakan.

“Jadi kita selalu gunakan bahan-bahan yang premium. Karena kalau bahannya berubah, akan ada perubahan juga pada rasa dan teksturenya. Itu yang kita hindari, makanya dari dulu sampai sekarang bahan yang digunakan masih tetap sama, terlebih khusus terigu Cakra Kembar,” tegas Fanny yang saat ini lebih banyak mengurus usaha tersebut bersama adiknya, Adi Saputra kelahiran 14 November 1985.  Sedangkan sang ibu lebih kepada mengawasi quality control.

Memasuki tahun 2019, pemakaian terigu Cakra Kembar bisa mencapai 600 sak atau 15 ton per bulan. Sementara varian produk saat ini ada 3, yakni rasa cokelat, keju, dan yang paling pavorit rasa original. Selain pie susu ada 2 produk baru yaitu pie kacang dan kue sus.

Selain outlet, Pie Susu Asli Enaaak juga bisa dibeli secara online dan media sosial. “Untuk reseller kita bisa dibilang sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia, di Jawa, Medan, dan wilayah lainnya. Khusus untuk gerai ke-5 yang di Sanur, konsepnya agak berbeda karena ada coffe shop, tempat makan, dan kafe,” lanjut wanita sarjana psikologi ini.  Sementara sang adik berlatar belakang jurusan  hokum.

Rencananya Pie Susu Asli Enaaak akan menambah 1 gerai dan pabrik dengan konsep yang sama bahkan open kitchen agar pengunjung tahu proses  produksi pie susu.  Fanny dan adiknya merasa diuntungkan karena sebagai generasi kedua mereka tinggal pengembangan usaha.

“Tapi kita selalu mempertahankan kualitas dan rasa.  Itu yang kita jaga sampai sekarang. Kita tidak pernah merubah komposisi dan bahan untuk menambah profit. Tetap kualita dan keoriginalan rasa yang terus kita jaga,” ucap Fanny dengan wajah sumringah. (REM/EGI)

 

0

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirimkan komentar.
Artikel Berhubungan