Andi Pun Menangis di Semifinal LCKR 2012
Consumer
Semifinal Lomba Cipta Kreasi Resep (LCKR) 2012 untuk wilayah Jawa Tengah yang berlangsung di SMK Negeri 4 Solo, Rabu 30 Mei lalu menyisakan kisah haru. Andi Sulistiyanto dengan nomor peserta 14, tengah duduk termangu saat nama-nama pemenang diumumkan. Sejenak ia tak sadar kalau namanya disebutkan MC lomba sebagai Juara I. Namun akhirnya riuh tepuk tangan peserta lain menyadarkannya. Dan air mata Adi pun menetes tak kuasa menahan haru.
“Saya tidak menyangka bakal juara. Apalagi ini lomba pertama di bidang kuliner yang saya ikuti. Guru saya pun tidak menduga sama sekali bisa seperti ini,” ucap siswa Kelas 2 SMKN 4 ini. Pada semifinal LCKR 2012 yang mengangkat tema “Kreasi Pasta Nusantara” ini, Andi membawakan resep “Deep Purple Fettuccine With Delicious Mangut Sauce”.
Jujur Andi mengakui, sebelum mengikuti LCKR baru sekali menikmati hidangan spaghetti. Itu pun baru sebulan sebelum lomba, yakni saat teman sekolahnya mengikuti keterampilan membuat spaghetti. Di luar itu ia hanya sesekali menikmati hidangan macaroni goreng dan soup macaroni buatan ibunya. Ibunya, Sugiyani sehari-hari bekerja sebagai karyawan di warung makan. Sedangkan ayahnya, Sri Mulyono hanyalah pekerja serabutan.
Dalam rangka mengikuti LCKR ini, Adi coba menjelajah resep pasta di internet dan buku-buku resep yang ada. “Tapi saya banyak belajar dari ibu. Dan saya sengaja sekolah di SMK agar cepat bisa kerja bantu orangtua. Tapi saya bercita-cita suatu saat bisa membuka usaha warung makan bahkan restoran buat ibu,” harap remaja yang baru berusia 16 tahun ini.
Makin Seru
Sedianya semifinal LCKR 2012 di Solo akan diikuti 7 SMK dan 17 peserta. Namun karena kendala non teknis dari peserta, kompetisi akhirnya diikuti 15 peserta dari 5 SMK. Kendati demikian kompetisi tetap berlangsung seru. Bahkan melihat dari kesiapan membawa bahan dan peralatan memasak para peserta tampak antusias. Mereka sudah berkumpul di SMKN 4 sejak pukul 8 pagi.
Suasana tegang mulai terasa karena peserta hanya diberi waktu 45 menit untuk menyelesaikan kreasinya. Di sisi lain mereka baru pertama kali mengikuti lomba kreasi pasta. Uniknya lagi, para guru pembimbing terlihat lebih tegang dibanding peserta apalagi saat dewan juri yaitu : chef Agus sebagai perwakilan dari La Fonte, Henry Ananto (BBC Solo) dan Tutik (professional chef pasta dari Yogyakarta) menghampiri peserta satu per satu.
Adapun poin-poin penilaian adalah resep asli dan belum pernah dilombakan, rasa (unik atau enak), cara penyajian makanan (display) dan penampilan peserta selama pembuatan resep hingga tampilan penyajian secara keseluruhan termasuk kemampuan mempresentasikannya. Hasil penilaian dewan juri, Juara I diraih Andi, kedua Faisal Chandra dari SMKN 4 Surakarta dengan resep Spaghetti Bengawan Solo, Juara III Natasya Devi dari SMK Kristen Mongonsidi Surakarta (Iga Bakar La Fonte), Harapan I Insan Setiawan juga masih dari SMK Kristen Mongonsidi Surakarta (Siput Run La Fonte), Harapan II Bebti Vebrina dari SMK Ksatrian Solo (Fettuccine Rendang Keong Mas), dan Harapan III Rahmad Aji dari SMKN 4 Surakarta dengan resep Ring Fettucini With Rendang Sauce.
Dari nama resep yang diciptakan para peserta tampak tingginya kreativitas mereka. Hal yang sama diakui juri Tutik yang sehari-harinya sebagai chef pasta di Yogyakarta, meski menurutnya beberapa peserta cara memasak pasta-nya masih over cook. “Tetapi melihat jenjang pendidikan peserta saat ini, kreativitas mereka patut diapresiasi,” ucap Tutik.
Sebelum pengumuman pemenang, Tutik sempat mendemokan 2 resep yaitu Macaroni Carbonara dan Spaghetti Tuna Olio Aglio sebagai edukasi tambahan buat peserta. “Lumayan buat tambahan ilmu dalam final nanti,” ucap Adi. Semifinal berikutnya di Kota Yogyakarta pada 11 Juni, Kediri (13 Juni) dan Jember (19 Juni). Setelah itu seluruh pemenang akan beradu di final pada Juli nanti. Selamat dan tetap semangat. (RAP/JMY)