_ ISPS Code Bogasari Jadi Contoh | Bogasari

ISPS Code Bogasari Jadi Contoh

Corporate
ISPS Code Bogasari Jadi Contoh

Menjalankan aturan International Ship Security and Port Facility Code (ISPS Code) tidaklah mudah. Aturan yang dikeluarkan International Maritime Organization (IMO) menjadi persyaratan utama bagi port (dermaga) yang disinggahi kapal internasional. Aturan ini berlaku secara internasional mulai 1 Juli 2004 untuk tipe-tipe kapal yang melayari perairan internasional.

 

IMO berdiri tahun 1948 melalui PBB untuk mengoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya. Namun IMO baru berfungsi secara penuh pada tahun 1958 dan berpusat di London, Inggris.

 

Bogasari sendiri mendapatkan sertifikat ISPS Code dari IMO pada tahun 2004 dan wajib diperpanjang setiap 5 tahun sekali. Tentunya setelah melalui proses audit yang cukup panjang dan berat. Dan saat ini perpanjangan sertifikat tersebut memasuki tahap kedua yakni 2009-2014. “Jadi kita harus bangga, apalagi Bogasari adalah yang pertama kali di Indonesia meraih sertifikat tersebut,” ucap Diharto, Security  and Safety Manager Bogasari.

 

Karena memiliki sertifikat itu pula, pada 28 Februari lalu, Bogasari menjadi sampling (contoh) evaluasi pelaksanaan ISPS Code oleh tim Port Security Visit  Program (PSVP) APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) atau Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik.  APEC berdiri tahun 1989 saat ini memiliki 21 anggota, termasuk Indonesia.

 

Sebagai anggota APEC, maka Indonesia harus mengikuti berbagai aturan main termasuk tentang port.  Dengan kata lain, penerapan ISPS Code di setiap negara anggota APEC harus diaudit seperti halnya Indonesia. “Jadi kita menjadi bagian dari sejumlah sampling di Indonesia yang diaudit,” tegas Diharto.

 

Selain Diharto, tim Bogasari yang hadir dalam audit tersebut antara lain Jostianto Suhendro, Bogasari Advisor, Erwin Sudharma, Vice President Operations, dan lain-lain. Sedangkan tim PSVP dipimpin Mr RJ Evans bersama 2 anggota tim dan 1 perwakilan dari Direktorat Perhubungan Laut (Hubla) serta 7 orang dari Tim Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok. (RAP)

Post on :
Share
SHARE HALAMAN INI