POSTED: 05 Februari 2021

Setiap jelang perayaan Tahun Baru Imlek, berbagai makanan khas disajikan. Dan biasanya setiap makanan memiliki arti dan cerita tersendiri. Satu diantaranya adalah mie panjang umur. Mie panjang umur, yang juga dikenal sebagai Siu Mie atau Mie Asin dihidangkan saat malam menjelang pergantian tahun baru Cina.

Konon jika dimakan saat Imlek akan membuat orang yang menyantapnya selalu bahagia, panjang umur, dan berlimpah rezeki di tahun yang baru. Karena itu pula ada ritual yang unik saat menyantap mie ini yaitu dimakan secara utuh tanpa digigit. Makanya tekstur mie panjang umur dibuat lebih kenyal, berbentuk panjang, serta tidak mudah putus.

Tradisi ini menjadi catatan menarik dari ritual perayaan Imlek di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, khususnya Pontianak dan Singkawang. Salah satu produsesn mie panjang umur dari Kalimantan Barat yang sangat terkenal adalah Tjhin Jiu Phin. Dia adalah generasi ke-2 penerus usaha mie panjang umur dengan merek Mie Asin Cap Udang yang sudah ada sejak tahun 1970.  Mie Panjang Umur mulai produksi pertama kali sekitar tahun 1970.

“Usaha ini warisan turun-temurun dari orang tua saya. Saya, kakak dan adik meneruskan usaha ini. Mie Panjang Umur ini sudah mulai produksi sejak 1970-an,” papar Tjhin Jiu Phin.

Selepas orang tuanya meninggal awal tahun 2000, ia beserta kakak dan satu adiknya  meneruskan usaha yang sudah setengah abad itu secara bahu-membahu. Tjhin Jiu Phin percaya, usaha yang memproduksi mie asin ini mampu memberikan rejeki yang bisa menghidupi keluarga besarnya.

“Orang tua saya dulu menyampaikan pesan kalau mie asin memiliki arti mengundang rejeki. Saya percaya itu dan bersyukur usaha ini bisa bertahan sampai sekarang,” ucapnya.

Dibanding jenis mie lainnya, sebenarnya proses pembuatan mie ini tidak jauh berbeda. Hanya saja pembuatan mie ini menggunakan terigu merek Payung produksi Bogasari, yang menjadikan mie panjang umur bertekstur kenyal dan tidak mudah putus. Tjhin Jiu Phin kemudian mencampur terigu dengan air asin dan ditambah sedikit sagu serta telur sebagai perekat adonan.

“Pertama kita aduk tepung terigu Payung dengan air asin menggunakan mesin adonan, kemudian adonan ditekan 3 kali sehingga adonan jadi tipis. Setelah sesuai ukurannya, adonan dimasukkan ke dalam mesin potong mie,” urainya.

Setelah berbentuk helai mie, lanjut pria 58 tahun ini, mie dijemur di bawah panas terik matahari. Durasi menjemur mie tergantung cuaca. Makin cerah atau panas, semakin cepat prosesnya penjemurannya. Karena itu pula, Mie Panjang Umur terkadang terpaksa harus berhenti produksi ketika hujan turun. Namun Tjhin Jiu Phin percaya, mengandalkan panas matahari dapat menghasilkan rasa yang maksimal dibanding pakai alat pemanas buatan.

Mie mentah yang sudah kering dimasukkan ke dalam wadah pengukus yang terbuat dari kayu selama kurang lebih 1,5 jam. Pengukusan dilakukan sebelum pendinginan dengan tujuan untuk memperpanjang usia simpan mie. Mie asin produksi Cap Udang yang sudah dikukus bisa tahan hingga 3 bulan. Setelah dingin, mie lalu diikat dan dimasukkan ke dalam kemasan plastik dan siap untuk dijual. Sehelai mie panjangnya bisa sampai 1,5 meter.

“Kalau tidak dikukus, mie hanya bisa tahan 2-3 minggu. Setelah dikukus baru dikeringkan. Proses produksinya setiap hari Senin hingga Sabtu, dan dimulai pukul 8 pagi hingga jam 5 sore,” tambahnya.

Sehari-hari Tjhin Jiu Phin dibantu istrinya Cong Siau Fung (47) dan 4 anggota keluarganya. Mereka bisa menghabiskan 12 sak terigu Bogasari atau sekitar 300 kg per harinya. Setelah diolah, 1 sak tepung terigu bisa menghasilkan 28 kg mie. Jadi dalam sehari Tjhin Jiu Phin mampu menghasilkan lebih dari 300 kg mie kering.

“Harga 1 ball isi 5 kg mie itu Rp 55 ribu. Mie kering ini saya sebarkan ke wilayah Kabupaten Bengkayang, Pontianak dan sekitarnya. Kalau banyak pesanannya, biasanya pembeli yang ambil kesini,” jelas Tjhin Jiu Phin  seraya berharap Ongky (30), 1 dari 5 anaknya yang banyak membantu bisa meneruskan usaha mie yang sudah ½ abad ini.  (EGI/REM)

0

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirimkan komentar.
Artikel Berhubungan